The Salvation Jiwa

3 Yohanes 1: 2 Kekasih, aku berdoa bahwa dalam segala hal supaya engkau makmur dan berada dalam kesehatan, bahkan makmur jiwamu. 

– Darby Alkitab
3 Yohanes 1: 2 Kekasih, aku ingin bahwa dalam segala hal engkau akan makmur dan berada dalam kesehatan, bahkan jiwamu makmur.

Saya telah merenungkan dan merenungkan Kitab Suci ini akhir-akhir ini. Saya percaya kita tidak memiliki pemahaman total apa artinya bagi jiwa kita untuk mencapai kesejahteraan. Ini akan sangat membantu untuk memahami apa jiwa adalah pertama sebelum kita pergi. Banyak orang mengatakan semangat dan jiwa adalah hal yang sama, namun Firman Tuhan membedakan mereka.

Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua, menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, dan ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran dari jantung.

Jika jiwa dan roh adalah hal yang sama maka mengapa ada kebutuhan untuk membagi mereka sebagai Firman Allah katakan di sini? Yang berarti pikiran dan niat hati tidak sama dengan pikiran dan niat jiwa. Karena mereka berbeda dan perlu dibagi, itu akan bermanfaat bagi kita untuk memahami hal ini dan tahu mengapa ini perlu begitu.
Apa perbedaan dan mengapa itu penting bagi kita untuk mengetahui perbedaan untuk memiliki jiwa sejahtera sebagai Rasul Yohanes mengatakan. Saya percaya itu sangat penting bagi kita untuk memahami perbedaan. Saya percaya itu sangat penting untuk mengetahui ketika kita menerima sesuatu dari Tuhan dan ketika itu hanya daging kita. Saya tahu Tuhan adalah roh dan bahwa Dia selalu berkomunikasi dengan roh kita dilahirkan kembali, bukan daging kita, atau pikiran atau jiwa. Saya percaya itu dimulai dengan Firman Tuhan, sebagai penulis Ibrani mengatakan. Kita harus mulai di sini. Firman Allah adalah pembagi dari semangat dan jiwa.

Kata hati sering identik dengan semangat dalam Alkitab. Hal ini tidak berbicara tentang detak jantung fisik tetapi roh kita. Yesus berkata ini …
Yohanes 3: 5 Yesus menjawab, “Sungguh benar berkata kepadamu, jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Kita tahu Dia tidak berbicara tentang kelahiran fisik, Dia secara khusus mengatakan lahir dari semangat. Ini adalah roh manusia yang dilahirkan kembali. Kita tahu ini karena ia melanjutkan dengan menjelaskan secara vs 6-7.
“Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
“Jangan heran, karena Aku berkata kepadamu,` Anda harus dilahirkan kembali.’

Firman Allah memberitahu kita … Amsal 20:27 Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang semua kedalaman dalam hatinya.

Hal ini mans roh yang berkomunikasi dengan Tuhan, dan juga di mana Allah berkomunikasi dengan kita, tidak intelek atau emosi kita.

Jadi kita bisa melihat bahwa roh manusia dilahirkan kembali dari Allah. kehidupan Allah telah disampaikan kepada orang yang mengakui Yesus sebagai Tuhan. Jadi pertanyaannya akan jika roh manusia yang lahir dari Allah, lalu apa jiwa? Yah, kita tahu itu tidak semangat dan kita tahu bahwa itu bukan daging, jadi apa yang tersisa? Segala sesuatu yang lain yang tersisa. emosi kita, akal kita, proses berpikir kita, dan pikiran kita semua adalah hal yang tidak dilahirkan kembali. Beberapa akan bertanya apakah kita dilahirkan kembali maka tidak jiwa kita dilahirkan kembali juga, tidak jiwa kita diselamatkan juga? Itu adalah pertanyaan yang sangat baik dan sampai ke jantung diskusi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s